Aku dan Celotehku
Rinduku akan perubahan yang nyata membawaku pada sebuah lorong panjang dan gelap. Bercak tanya di dalam hati penuh luluh mengalir dalam sanubari ini, iyah.. tanya tentang apa yang sedang aku cari selama ini. Dalam masa yang tenang aku selalu memikirkan apa yang harus aku berikan untuk perubahan banyak orang, kadang salah kadang membawa kebimbangan yang mendalam! Apakah ini yang disebut pejuang? Aku rasa tidak, pejuang bukan seperti itu, anggap ku. Saya selalu bertanya pada yang bergerak, pada kawan pada semua yang bisa aku tanya. Jawaban itu sama, bahwa "perubahan itu hal yang mutlak tetapi jika kita tidak merubah kebiasaan menjadi benar maka kita akan dibenarkan oleh kebiasaan".
Tatkala kebiasaan itu adalah salah, maka akan salahlah seluruhnya. Entah perubahan yang seperti apa yang harus aku lakukan untuk banyak orang. Terkadang ketika kita melakukan untuk orang banyak, kita tidak sedikit disebut yang aneh-aneh, padahal keanehan itu hanya berlaku untuk orang yang tidak berbuat apa-apa. Sudah tidak asing ketika individu hanya mementingkan tenggorokannya sendiri, ketika itulah segala hal akan dibenarkan hanya untuk memenuhi dahaganya atas apa yang di citakannya. Perjuangan ini memang sulit untuk aku, tetapi lebih sulit lagi ketika aku tidak berbuat apa-apa untuk orang banyak.
Terimakasih untuk banyak orang yang selalu ada dalam pergerakan aku, pergerakan ini akan selalu aku kenang...walau pergerakan ini tidak cukup berharga di mata kamu, atau di mata jutaan orang. Tapi ketika kita mempunyai bibit tanaman, walau kita sudah tidak kuat lagi untuk menanam maka bibit itu harus tetap tertanam supaya bibit baru akan muncul dalam resolusi yang lebih baik.
Iyah.. itulah pergerakan ku.. pergerakan membuktikan bahwa kita beda dengan yang lain, inilah yang ku sebut "Pergerakan Hidup"